Thursday, June 16, 2016

Kisah qabil dan habil pembunuhan pertama yang dilakukan anak adam

Setelah nabi adam dan dewi hawa bertemu dibumi, mereka berketurunan. Dan di setiap kali kelahiran pasti kembar dampit(laki-laki dan perempuan) mereka akan dinikahkan dengan saudaranya yang bukan kembar dampitnya.
  Habil dinikahkan dengan iklima yang mana ia adalah saudara kembar dampit dari qabil, sementara itu qabil dinikahkan dengan saudara kembar dampit dari habil. Qabil tidak setuju dengan pernikahan tersebut, lantaran saudara kembar dampit dari qabil lebih cantik dari pada saudara kembar dampit dari habil. Ia pun merasa dirugikan dan memaksa untuk menikahi saudara kembar dampitnya sendiri.
    Dari situ syaitan mengambil kesempatan untuk mengoda anak adam, qabil pun dibisiki untuk membunuh habil. Lantaran pada saat itu pola pemikiran manusia masih sangat sederhana, qabil pun binggung mencari cara untuk membunuh habil. Sekali lagi syaitan memberikan ajaran kesesatan pada qabil, dengan menjelma menjadi burung gagak yang sedang bertengkar dengan burung yang lainya, dan membunuh burung yang lain dengan batu lalu menguburnya. Dari situ qabil mempunyai cara untuk membunuh habil dengan melakukan perbuatan seperti burung gagak yang dilihatnya.
    Nabi adam pun murka mengetahui tidakan qabil yang membunuh saudaranya sendiri, dan mengusir qabil untuk turun kelereng menjauh dari golongan yang tidak berbuat dholim.

Wednesday, June 15, 2016

Nabi ADAM AS

Nabi muhamad saw bersabda"sesungguhnya ALLAH SWT telah menciptakan Adam dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh permukaan bumi, lalu adam berketurunan sesuai asal bumi itu. Diantaranya ada yang keras, halus dan antara keduanya.
 Setelah roh ditiupkan kejasad adam seluruh malaikat bersujud untuk menghornatinya, kecuali iblis. Iblis menolak untuk bersujud kepada Adam karena merasa lebih mulia, karena kesombongannya ALLAH mengusir iblis dari surga.
   Sementara adam kesepian disurga, ALLAH menciptakan pasangan hidup untuknya ia lah hawa. Dan iblis pun mulai berulah mengoda mereka, agar mereka memetik buah yang mana ALLAH melarang mereka untuk mendekatinya
   Adam tak bergeming, kendati begitu ia tidak dapat mencegah hawa yang meraih buah itu kemudian memakannya. Bahkan Adam tak kuasa saat haw mengajak untuk memakannya. Hingga kedua moyanganusia ini khilaf dengan melangar larangan ALLAH. Kemudia ALLAH menghukum mereka dan menurunkannya ke bumi, Menurut satu riwayat adam diturunkan di lembah sirnabid india dan Hawa di Jiddah Makkah.
   Dengan rahmat ALLAH mereka berdu bertemu di Arofat di hari padang arofah,
   Kedua moyang manusia ini lalu berketurunan, Diantara putra puutrinya konon mencapai 40 lebih kembardampit._ adalah qabil dan habil.